Penyakit Human Papilloma Virus

Penyakit Human Papilloma Virus

Ada lebih dari seratus virus yang dikenal sebagai Human Papilloma Virus (HPV). Satu penelitian ditemukan Human Papilloma Virus pada 77 persen perempuan HIV-positif. HPV menular dengan mudah melalui hubungan seks. Dipikirkan 75 persen orang yang aktif secara seksual yang berusia 15-49 tahun di AS mengalami sedikitnya satu jenis infeksi Human Papilloma Virus.

Berbagai jenis Human Papilloma Virus menyebabkan kutil umum pada tangan atau kaki. Infeksi pada tangan dan kaki biasanya tidak menular melalui hubungan seks. Beberapa jenis HPV dapat menyebabkan kutil kelamin pada penis, vagina dan dubur. HPV juga dapat mengakibatkan masalah pada mulut atau pada lidah dan bibir.

Jenis HPV lain dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak normal yang disebut displasia. Displasia dapat berkembang menjadi kanker dubur pada laki-laki dan perempuan, dan kanker leher rahim (cervical cancer), atau kanker penis.

Untuk mengecek apakah seseorang terinfeksi HPV, dokter biasanya mencari displasia atau kutil kelamin. Displasia dapat dideteksi dengan tes Pap (Pap smear). Tes ini biasanya dipakai untuk memeriksakan leher rahim perempuan.

Tes ini juga dapat dipakai untuk memeriksa dubur laki-laki dan perempuan. Kain penyeka diraba-raba pada daerah yang ingin diperiksa, untuk memungut beberapa sel. Sel ini dilumuri pada kaca dan diperiksa dengan mikroskop.

Tes refleks dipakai untuk menindaklanjuti hasil tes Pap yang tidak jelas. Tes ini dapat menunjukkan orang yang membutuhkan pemeriksaan lebih teliti atau pengobatan. Tes refleks menentukan jenis HPV yang ada dan apakah pengobatan agresif dibutuhkan.

Beberapa peneliti menganggap bahwa tes Pap pada dubur dan leher rahim sebaiknya dilakukan setiap tahun untuk orang yang berisiko lebih tinggi terkena penyakit Human Papilloma Virus.

Kutil kelamin dapat muncul antara beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah seorang terinfeksi Human Papilloma Virus. Kutil terlihat seperti benjolan kecil. Kadang kala, kutil ini dapat menjadi lebih penuh dengan daging dan kelihatan seperti kembang kol. Semakin lama, kutil dapat menjadi semakin besar.

Umumnya, dokter dapat menentukan apakah kita mempunyai kutil kelamin dengan melihatnya. Kadang kala alat yang disebut anoskop dipakai untuk memeriksa daerah dubur. Jika perlu, contoh kutil dipotong dan diperiksa dengan mikroskop.

HPV yang menyebabkan kutil kelamin tidak sama dengan virus yang menyebabkan kanker. Tetapi jika kita mempunyai kutil, kita mungkin juga terinfeksi jenis HPV lain yang dapat menyebabkan kanker.

Apakah Infeksi Human Papilloma Virus Dapat Dicegah?Gambar Penyakit Human Papilloma Virus

Tidak ada cara yang mudah untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi HPV. Orang yang tidak menunjukkan tanda atau gejala infeksi HPV tetap dapat menularkan infeksinya. Kondom tidak mecegah penularan HPV secara keseluruhan. Virus ini dapat menular melalui hubungan langsung dengan daerah kulit yang terinfeksi yang tidak diliputi oleh kondom.

Laki-laki dan perempuan yang aktif secara seksual mungkin sebaiknya melakukan tes Pap secara berkala pada vagina dan dubur untuk mencari sel yang abnormal atau tanda awal kutil. Hasil positif bahwa seseorang terinfeksi penyakit Human Papilloma Virus dapat ditindaklanjuti dengan berbagai macam cara pengobatan baik itu pengobatan medis maupun pengobatan tradisional.

Di Bandung ada pengobatan tradisional yang dikenal ampuh dalam menyembuhkan penyakit human papilloma virus. Pengobatan Tradisional Djamilah Najmuddin namanya. Dengan memperlihatkan Bukti Hasil Laboratorium para pasiennya yang sudah sembuh, mereka membuktikan bahwa Pengobatan Tradisional Djamilah Najmuddin bukan pengobatan biasa dan asal-asalan, melainkan dengan bukti. Jadi, tunggu apa lagi?. Silahkan kunjungi Pengobatan Tradisional ini yang beralamat di Jl.Babakan ciparay 28 Bandung RT.01 RW.08 atau kunjungi situs resminya di link berikut ini www.djamilah-najmuddin.com.

Sumber : doktersehat.com

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Comments links could be nofollow free.

Powered by WordPress | Designed by: Themes Gallery. | Thanks to CD, Savings Account and Free WordPress Themes
You might also likeclose