Penyakit Kulit Kelamin Sifilis

Penyakit Kulit Kelamin Sifilis

Penyakit Kulit Kelamin sifilis merupakan salah satu penyakit berbahaya. Sifilis mempunyai sejarah panjang. Kaum gay dan homoseksual memiliki risiko besar terjangkiti penyakit kulit kelamin ini. Apa dan bagaimana Penyakit Kulit Kelamin sifilis sebenarnya? Berikut uraian penyakit yang punya nama lain raja singa tersebut.

Asal Muasal Penyakit Kulit Kelamin Sifilis

Konon, nama sifilis berasal dari sebuah sajak bernama sama yang ditulis oleh Fracastoro pada 1530. Fracastoro adalah dokter yang pernah hidup di Verona, Italia. Sajaknya berkisah tentang penggembala babi bernama Sifilis yang dikutuk oleh Dewa Apollo. Gejala-gejala penyakit tersebut sangat mirip dengan gejala suatu penyakit yang tengah melanda Italia pada masa itu sehingga orang awam menamakan penyakit tersebut sifilis.

Ada dugaan bahwa para awak Columbuslah yang membawa Penyakit Kulit Kelamin sifilis masuk ke Eropa. Sejumlah ahli di Kanada serta Amerika Serikat melakukan anilisis dan penelitian dengan mencermati sejarah evolusioner bakteri penyebab Penyakit Kulit Kelamin sifilis dengan metode genetika molekular.

Sejumlah kasus epidemik Penyakit Kulit Kelamin sifilis pertama muncul di Eropa pada 1495 atau dua tahun setelah ekspedisi Columbus mengarungi Samudera Atlantik berakhir. Penyakit Kulit Kelamin sifilis tersebut menjangkiti sebagian besar pasukan Prancis. Namun, dugaan itu masih diperdebatkan dan belum menemukan titik terang.

Penyebab Penyakit Kulit Kelamin Sifilis

Penyebab Penyakit Kulit Kelamin sifilis adalah bakteri dari famili spirochaetaceae bernama treponema 9. Ukurannya sangat kecil dan memiliki kemampuan hidup serta berkembang biak di hampir setiap bagian tubuh manusia. Bakteri tersebut dapat pindah dari orang yang telah terinfeksi bakteri ke orang sehat karena hubungan seksual berlainan jenis (heteroseksual) serta hubungan sesama jenis (homoseksual) juga oral seks.

Ibu yang mengidap Penyakit Kulit Kelamin sifilis juga dapat menularkan sifilis pada janinnya. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena Penyakit Kulit Kelamin sifilis tidak akan menyebar dari handuk, kloset, dan pegangan pintu yang dipakai penderita sifilis.

Gejala Penyakit Kulit Kelamin Sifilis

Gejala-gejala yang timbul jika terkena Penyakit Kulit Kelamin Sifilis ini adalah benjolan-benjolan di sekitar alat kelamin. Timbulnya benjolan sering pula disertai pusing-pusing dan rasa nyeri pada tulang, mirip seperti gejala flu. Anehnya, gejala-gejala yang timbul ini dapat menghilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Penyakit Kulit Kelamin Sifilis dapat dikatakan sebagai musuh dalam selimut karena selama jangka waktu 2-3 tahun pertama tidak akan menampakkan gejala mengkhawatirkan. Namun, setelah 5-10, sifilis baru akan memperlihatkan keganasannya dengan menyerang sistem saraf, pembuluh darah, dan jantung.

Cara Pengobatan Penyakit Kulit Kelamin Sifilis

Selain pengobatan medis, pengobatan secara tradisionalpun dapat mengobati penyakit kutil kelamin sifilis. Pengobatan Tradisional Djamilah Najmuddin salah satunya yang dapat menyembuhkan penyakit kelamin ini.

Pengobatan penyakit kutil kelamin sifilis ini dilakukan dengan menggunakan ramuan-ramuan tradisional yang tidak membahayakan pasien. Walaupun menggunakan pengobatan tradisional, namun pengobatan ini sangat ampuh, terbukti dengan banyaknya Bukti Hasil Laboratorium pasiennya yang sudah sembuh. Untuk mengetahui alamat praktek Pengobatan Tradisional Djamilah Najmuddin, silahkan kunjungi situs resminya di http://www.djamilah-najmuddin.com/.

Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Tidak melakukan hubungan seks bebas, apalagi hubungan seks sesama jenis. Bagi para homoseksual, meskipun tidak melakukan hubungan kelamin, oral seks juga berisiko besar untuk menularkan Penyakit Kulit Kelamin ini.Gambar Penyakit Kulit Kelamin Sifilis

Infeksi Menular Seksual (IMS) menyebar cukup mengkhawatirkan di Indonesia. Baik jenis gonorchea maupun sifilis. Sifilis adalah Penyakit Kulit Kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri spiroseta, Treponema pallidum. Penularan biasanya melalui kontak seksual; tetapi, ada beberapa contoh lain seperti kontak langsung dan kongenital sifilis (penularan melalui ibu ke anak dalam uterus).

Gejala dan tanda dari Penyakit Kulit Kelamin sifilis banyak dan berlainan; sebelum perkembangan tes serologikal, diagnosis sulit dilakukan dan penyakit ini sering disebut “Peniru Besar” karena sering dikira penyakit lainnya. Data yang dilansir Departemen Kesehatan menunjukkan penderita sifilis mencapai 5.000 – 10.000 kasus per tahun. Sementara di Cina, laporan menunjukkan jumlah kasus yang dilaporkan naik dari 0,2 per 100.000 jiwa pada tahun 1993 menjadi 5,7 kasus per 100.000 jiwa pada tahun 2005. Di Amerika Serikat, dilaporkan sekitar 36.000 kasus sifilis tiap tahunnya, dan angka sebenarnya diperkiran lebih tinggi. Sekitar tiga per lima kasus terjadi kepada lelaki.

Bila tidak terawat, Penyakit Kulit Kelamin sifilis dapat menyebabkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf, jantung, atau otak. Sifilis yang tak terawat dapat berakibat fatal. Orang yang memiliki kemungkinan terkena sifilis atau menemukan pasangan seksnya mungkin terkena Penyakit Kulit Kelamin sifilis dianjurkan untuk segera menemui dokter secepat mungkin.

Sumber : pendidikanpsikologiseksual.blogspot.com

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Comments links could be nofollow free.

Powered by WordPress | Designed by: Themes Gallery. | Thanks to CD, Savings Account and Free WordPress Themes
You might also likeclose